PENDAHULUAN
Para ahli berpikir seringkali dalam membuat logika jenis-jenis kesimpulan, biasanya dibuat dalam dua kelompok besar yaitu opoosisi dan edukaasi. Oposisi atau perlawanan logika, adalah pertentangan antara dua proporsi yang mempunyai subyek dan predikat yang sama, tetapi berbeda kualitas atau kuantitasnya. Sementara itu yang dimaksud dengan edukasi adalah proses kesimpulan yang akal budi kita bergerak dari proposisi kea rah proposisi yang lain tanpa mengubah makna yang ada di dalamnya. Adapun yang dimaksud edukasi itu meliputi konversi (pembalikan), observasi (pemberian makna semu), posibilitas, serta aktualitas.
ISI
a. Konversi atau pembalikan
Merupakan bentuk kesimpulan langsung yang obyek dan predikatnya sebuah proposisi ditukar atau dibalik tempatnya, sehingga subyek menjadi predikat atau predikat menjadi subyek, tanpa mengubah kualitas dan pembenaran yang ada didalamnya. Sementara itu, proposisi yang asli disebut konvertend dan proposisi kesimpulan dinakaman konverse.
Misalnya :
Tidak ada ayam yang disebut sapi – konvertend
Tidak ada sapi yang disebut ayam – konverse
Dalam konversi ada dua macam, yaitu sederhana dan aksidental. Konversi sederhana adalah pambalikan atau konversi yang subyek dan predikatnya ditukar tempatnya tanpa mengurangiatau mengubah kuantitasnya.
Misalnya :
a. Siswa SMP bukan siswa SMK-A. Siswa SMK bukan siswa SMP
b. Ada orang yang menderita gatal – gatal –B. Ada yang menderita gatal – gatal, yaitu orang.
Ini adalah bentuk pembalikan sederhana
Lain dari itu,yang dimaksud pembalikan aksidental, sering juga disebut pembalikan yang tidak sempurna. Subyek dan predikat berpindah, tetapi kadang kala ada pengurangan.
Misalnya :
a. Semua siswa adalah anak didik
b. Ada seoorang anak didik yang disebut siswa
c. Tidak semua wanita itu sarjana
d. Beberapa sarjana itu adalah wanita
Hukum pembalikan, hukum pertama, kalimat (proposisi) A hanya dapat dibalik menjadi kalomat (proposisi) B yaitu Semua siswa adalah anak didik, dibalik – Ada seorang anak didik yang disebut siswa.
Hukum kedua, Proposisi C dan D selalu dapat dibalik.
Misal : Kambing bukan binatang amphibi – Semua binatang Amphibi bukan kambing
Manuasia tidak dapat terbang – Sebagian manusia dapat terbang
Hukum ketiga, Proposisi B hanya dapat dibalik menjadi B lagi, misal : Manusia tidak dapat terbang, - Sebagian manusia dapat terbang.
Hukum keempat, proposisi tidak dapat dibalik, misal : Ada oaring yang bukan guru. Ada guru yang bukan orang.
b. Pengertian
pengertian merupakan bagian unsur dari keputusan.Dikatakan bagian unsur dari keputusan karena mengalami proses yaitu proses akal budi untuk menangkap sesuatu seperti apa adanya.Mengerti dipertegas sebagai menangkap inti dari sesuatu kemudian inti tersebut dibentuk oleh akal budi menjadi gambaran ideal atau konsep.Jadi pengertian adalah gambaran akal budi yang abstrak dan batiniah tentang inti dari sesuatu.Sedangkan isi dalam pengertian itu biasanya koprehensif yaitu dalam logika dicari dalam inti pengertian.Disimpulkan bahwa isi dari pengertian adalah semua unsur yang termuat dalm pengertian.Kemudian luas bersifat sebagai ekstensinya yaitu dicari dalam bendanya yang menunjukkan pengertian itu.Sehingga pengertian adalah benda atu realitas yang dapat dinyatakan oleh pengertian tertentu.Dari hasil kajian para ahli,maka:
a).setiap pengertian itu mempunyai ruang lingkupnya sendiri
contoh:pengertian kuda menunjukkan hewan
b).pengertian tidak sama luasnya
contoh:hewan lebih luas dari kuda
c).sementara itu ada dua macam pengertian,yaitu
1.luas mutlak,yaitu terlepas dari fungsinya
2.luas fungsional,yaitu dilihat dri fungsi dalam kalimat dan pengertian itu
c. Kata
Dilihat dari artinya,kata mempunyai dua arti,yaitu
1. kata yang berdiri sendiri
2. kata yang berfungsi dalam kalimat
misalnya:kata”univok” artinya suaranya dalam arti sama.contohnya:anjing dikenal dari suaranya.Sedangkan kata ekuivok artinya kata itu tidak sama dengan artinya,contohnya kat genting berbeda dengan suaranya..Lalu kata disebut analog yaitu kata yang sama suaranya,artinya bisa sama bisa tidak,sebagai akibat perbedaan.Misalnya kata yang dikenakan pada hewan,manusia atau Tuhan.Contohnya: kerbau itu saudara Amin(manusia),Yang Maha Kuasa(Tuhan).
Sedangkan dilihat dari isinya,kata mempunyai 3 bentuk,yaitu
1. kata abstrak artinya bentuk maupun sifatnya tanpa benda(wuju)
2. kata disebut kolektif jika dalam artian kelompok,individu,tunggal
3. kata dalam arti sederhana jika hanya mempunyai satu ciri kalau jamak artinya banyak ciri
sedangkan dilihat dari segi luasnya,ada 3 yaitu
1. term singular,artinya tegas menunjukkan
2. term partikular,artinya menunjukkan arti sebagian saja
3. term universal,artinya menunjukkan seluruh lingkungan
d. Pembagian dan definisi
1.Pembagian
Pembagian adalah kegiatan akal budi yang dilakukan biasanya untuk menyusun pengertian.pembagian dalam ilmu pengetahuan sangat penting karena terkadang kita kesulitan menguraikan atau mengupas suatu masalah tanpa menangkap bagian-bagiannya.Cara pelaksanaanya yaitu
1. cara pembagian atau penggolongan harus lengkap yang artinya bagian-bagian yang dirinci mencakup semua bagian
2. harus sungguh-sungguh memisahkan,artinya dalam memisahkan bagian yang satu tidak boleh memuat bagian yang lain
3. menggunakan prinsip yang sama artinya pembagiannya tidak boleh menggunakan dasar yang berbeda
4. disusun karena dengan tujuan tertentu
Dalam melakukan pembagian ada juga keraguan yang dialami oleh para ahli,misalnya
1. apa yang benar untuk keseluruhan,itu benar untuk bagian?
2. Apa dan siapa yang seharusnya masuk kelompok tertentu(karena sebenarnya tidak mudah untuk membedakan golongan)
3. Kalau kita tidak berpikir panjang,kita cenderung mengambil jalan pintas sehingga kita hanya menentukan 2 golongan saja yaitu hitam-putih padahal ada abu-abu,merah dan kuning.
2. Definisi
Kata definisi berasal dari bahasa Latin yaitu definition yang berarti pembatas.sehingga definisi berarti suatu susunan kata yang tepat,jelas dan singkat untuk menunjukkan batas pengertian tertentu.Jenisnya ada dua,yaitu
a) definisi normal artinya pemahaman menurut arti kata untuk menghubungkan pengertian tertentu.Misalnya arti definisi berdasarkan etimologi,contoh: kata filsafat dari bahasa yunani artinya mejemuk,sebab terdiri dari kata philen(mencintai)=philos(pecinta) dan kata sophia(kebijaksanaan).sedangkan dalam definisi sering menggunakan kata yang lazim,seperti kata lokomotif Yang berarti bergerak,sedangkan cara lain definisi sering menggunakan kata sinonim ayang artinya kata yang sama dan umum mengertinay,misalnya matahari=surya.
b) Definisi real,untuk membuat definisi ini harus memperlihatkan hal-hal yang dibatasi itu dengan menyajikan unsur atau ciri-cirinya.Bentuknya ada 2,yaitu:
1. dinyatakan dengan unsur yang menyerupai hal-hal tertentu
2. dinyatakan dengan membedakan unsur yang lain,contoh:manusia=hewan berbudi=hewan berakal budi
Di dalam aplikasinya dalma membedakan definisi,kita mengenal
a) definisi esensia(hakiki),artinya definisi itu sungguh-sungguh menyatakan hakikat sesuatu
b) definisi yang gambarannya menggunakan ciri khas benda,misal:burung gagak itu artinya hitam.Definisi seperti biasanya dianggap kurang sempurna atau sesempurna definisi hakiki yang sering digunakan dalam ilmu pengetahuan.
c) Definisi yang menunjukkan suatu tujuan.Misalnya kata arloji sebagi alat penunjuk waktu yang disusun sedemikian rupa sehingga arloji itu dapat masuk saku.
d) Definisi yang menunjukkan sebab-akibat misalnya gerhana bulan terjadi karena bumi berada pada posisi antara bulan dan matahari.
Dalam penyusunan definisi,ada aturan-aturan yang harus ditepati,yaitu
1. definisi itu harus dapat bolak-balik didefinisikan
contohnya:hewan yang berakal budi=manusia
2. definisi itu tidak boleh negatif
contohnya:logika itu bukanlah suatu pengetahuan tentang purbakala
3. definisi itu tidak boleh masuk ke definisi artinay hanya berputar-putar yang akhirnay kembali ke pangkalan lagi.
Contoh:logika adlah pengetahuan yang menerangkan hukum logika;hidup adalah fungsi yang vital
4. definisi itu tidak boleh menggunakan bahasa yang kabur
KESIMPULAN
Konversi atau pembalikan merupakan bentuk kesimpulan langsung yang obyek dan predikatnya sebuah proposisi ditukar atau dibalik tempatnya, sehingga subyek menjadi predikat atau predikat menjadi subyek, tanpa mengubah kualitas dan pembenaran yang ada didalamnya. Sementara itu, proposisi yang asli disebut konvertend dan proposisi kesimpulan dinakaman konverse.
Pengertian merupakan bagian unsur dari keputusan.Dikatakan bagian unsur dari keputusan karena mengalami proses yaitu proses akal budi untuk menangkap sesuatu seperti apa adanya.Mengerti dipertegas sebagai menangkap inti dari sesuatu kemudian inti tersebut dibentuk oleh akal budi menjadi gambaran ideal atau konsep.Jadi pengertian adalah gambaran akal budi yang abstrak dan batiniah tentang inti dari sesuatu.Sedangkan isi dalam pengertian itu biasanya koprehensif yaitu dalam logika dicari dalam inti pengertian.Disimpulkan bahwa isi dari pengertian adalah semua unsur yang termuat dalm pengertian.Kemudian luas bersifat sebagai ekstensinya yaitu dicari dalam bendanya yang menunjukkan pengertian itu.Sehingga pengertian adalah benda atu realitas yang dapat dinyatakan oleh pengertian tertentu.
Kata : merupakan gabungan dari beberapa huruf.
Dilihat dari artinya,kata mempunyai dua arti,yaitu
1. kata yang berdiri sendiri
2. kata yang berfungsi dalam kalimat
Sedangkan dilihat dari isinya,kata mempunyai 3 bentuk,yaitu
1. kata abstrak artinya bentuk maupun sifatnya tanpa benda(wuju)
2. kata disebut kolektif jika dalam artian kelompok,individu,tunggal
3. kata dalam arti sederhana jika hanya mempunyai satu ciri kalau jamak artinya banyak ciri
sedangkan dilihat dari segi luasnya,ada 3 yaitu
1. term singular,artinya tegas menunjukkan
2. term partikular,artinya menunjukkan arti sebagian saja
3. term universal,artinya menunjukkan seluruh lingkungan
Pembagian adalah kegiatan akal budi yang dilakukan biasanya untuk menyusun pengertian.pembagian dalam ilmu pengetahuan sangat penting karena terkadang kita kesulitan menguraikan atau mengupas suatu masalah tanpa menangkap bagian-bagiannya.
Kata definisi berasal dari bahasa Latin yaitu definition yang berarti pembatas.sehingga definisi berarti suatu susunan kata yang tepat,jelas dan singkat untuk menunjukkan batas pengertian tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar